Kekalahan 0-2 dari tuan rumah Persib Bandung tidak menghentikan langkah Arema ke semifinal Piala Indonesia, namun satu pemain Arema dipastikan absen di empat besar, yakni Dendi Santoso.

Dendi Santoso, absen lawan Persik di semifinal Piala Indonesia. (foto: Adi Kusumajaya)
Pemain timnas U-23 ini harus meninggalkan lapangan pada menit ke 28 setelah mendapat dua kali kartu kuning. Pelanggaran pertamd dibuat Dendi pada menit ke 25 ketika melanggar Atep, disusul kartu kuning kedua yang berlanjut kartu merah tiga menit kemudian ketika wasit Olehadi menganggap Dendi melakukan handsball.
Dua pelanggaran yang dibuat Dendi ini cukup mempengaruhi hasil pertandingan karena dari pelanggaran pertama yang berbuah tendangan bebas dari sektor kanan pertahanan Arema, lahir gol pertama Persib melalui set piece yang diheading oleh Cristian Rene Martinez.
Sedangkan untuk pelanggaran kedua -yang dipertanyakan oleh pelatih Robert Alberts- Arema harus bermain dengan sepuluh pemain selama lebih dari satu jam setelah Dendi keluar lapangan.
Akibat kartu merah yang diterimanya, Dendi dipastikan absen saat Arema menghadapi Persik Kediri di babak delapan besar Piala Indonesia, Rabu (28/7) mendatang.
“Saya refleks saja saat pelanggaran itu (handsball), saya menyesal karena harus absen lawan Persik di semifinal nanti,” kata Dendi usai pertandingan seraya mengakui bahwa permainannya tidak semaksimal biasanya. (onn/mps)












