Pelatih Arema Indonesia Robert Alberts, mengusulkan agar pertandingan final Piala Indonesia antara Arema vs Sriwijaya FC menggunakan jasa wasit asing.

Roman Chmelo dan Noh Alam Shah memprotes keputusan wasit Oki Dwi Putra pada pertandingan lawan Persik Kediri di Sidoarjo. (foto: Adi Kusumajaya)
Hal ini menyusul kekecewaan Robert pada ofisial pertandingan terutama kepemimpinan wasit Oky Dwi Putra pada pertandingan semifinal Piala Indonesia, 28 Juli lalu di Sidoarjo.
Meski pada pertandingan itu Arema menang telak 4-0, namun Robert menilai wasit tidak tegas dalam memimpin pertandingan dan sering merugikan Arema.
Robert yang dilansir JPNN mengusulkan penggunaan wasit dari negara tetangga Indonesia dari kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Singapura, yang dinilai lebih fair, tidak ada koneksi, tak ada kepentingan, dan tidak terpengaruh dengan situasi yang ada.
Menurut Robert, hanya ada sekitar lima wasit Indonesia yang bagus dan bisa dipercaya, meski juga sering melakukan kesalahan mendasar, namun Robert yakin wasit Indonesia masih bisa membuktikan kualitasnya agar bisa lebih baik lagi.
“Kalau kita memang serius untuk menjadi liga yang terbaik di Asia memang sulit dan butuh kerja keras. Kita lihat ada wasit yang bagus, tapi sering melakukan kesalahan mendasar. Wasit Indonesia masih harus bisa membuktikan bisa lebih baik lagi,” tegas Robert.
Sekeder diketahui, Oky Dwi Putra adalah salah satu wasit Indonesia berlisensi FIFA dan baru saja terpilih sebagai wasit terbaik Liga Super Indonesia 2009/10. (onn/jpn)












