SRIWIJAYA FC 2-1 AREMA: Singo Edan Harus Puas Dengan Posisi Runner Up di Piala Indonesia 2010

2 August 2010 | 12:48 am | dibaca 8,921 kali kali

Arema Indonesia gagal meraih double winners setelah tumbang 1-2 dari juara bertahan Sriwijaya FC pada final Piala Indonesia 2010 di Stadion Manahan Solo.

Pencetak Gol: Kayamba Gumbs, Pavel Solomin (Sriwijaya FC), Ridhuan Muhamad (Arema)

Starting lineup
Sriwijaya FC:
12-Ferry Rotinsulu, 4-Charis Yulianto, 19-Ambrizal, 20-Precious, 25-Isnan Ali (7-M Nasuha), 6-Toni Sucipto, 10-Zah Rahan, 11-Ponaryo Astaman, 9-Obiora, 17-Kayamba Gumbs, 23-Pavel Solomin (28-Alamsyah Nasution)
cadangan: 34-Hendro Kartiko, 5-Bobby Satria, 24-Cristian Warobay, 8-Rachmat Rivai, 14-Arif Suyono

Arema: 1-Kurnia Meiga, 27-Waluyo, 21-Irfan Raditya (14-Rahmat Afandi), 7-Beny Wahyudi, 3-Zulkifli, 37-Juan Revi (10-Roni Firmansyah), 19-Ahmad Bustomi, 5-Fakhrudin (41-Dendi Santoso), 6-Ridhuan, 9-Roman, 12-Alam Shah
cadangan:
82-Iswan Karim, 30-Hermawan, 4-Jalal Main, 11-Tommy Pranata

Pre match:
Absennya Pierre Njanka karena akumulasi kartu kuning membuat pelatih Arema Robert Alberts memainkan Waluyo di posisi center back bersama Irfan Raditya. Dendi Santoso yang telah kembali dari hukuman skorsing kartu merah berada di susunan pemain pengganti.

Sriwijaya FC tampil full team dengan komposisi pemain terbaiknya, termasuk lima pemain asing sekaligus di starting lineup, yakni Precious, Zah Rahan, Obiora, Kayamba Gumbs,m dan Pavel Solomin.

Match Report:
Arema mengambil kick off dan langsung mengancam gawang Sriwijaya FC melalui serangan Ridhuan yang masih bisa dihalau bek Sriwijaya. Insiden pertama terjadi ketika Ferry Rotinsulu cedera setelah bertabrakan dengan Alam Shah di menit ketiga.

Serangan dari sayap kiri Arema pada menit kelima membuahkan tendangan penjuru pertama oleh Beny Wahyudi dan sempat mengancam gawang Sriwijaya FC namun bisa dipatahkan oleh Ferry Rotinsulu yang sempat kesakitan usai bertabrakan dengan Along.

Melalui sebuah serangan yang dibangun Zah Rahan Sriwijaya FC hampir memecah kebuntuan di menit sebelas dengan menciptakan kemelut di depan gawang Arema namun bola masih bisa diamankan oleh Zulkifli. Juan Revi menjadi pemain pertama yang mendapat kartu kuning di pertandingan final ini setelah mengganjal Isnan Ali di menit 15.

Petaka bagi Arema ketika Noh Alam Shah yang sebelumnya sempat bersitegang dengan Obiora harus keluar lapangan setelah dikartu merah wasit (straight red card) oleh Jimmy Napitupulu karena terlihat mengangkat kaki terlalu tinggi ketika berduel dengan bek Sriwijaya FC sekaligus rekan senegaranya, Precious.

Meski bermain dengan 10 pemain, Arema tetap mampu mengancam gawang Sriwijaya FC melalui aksi solo run Roman Chmelo yang bisa digagalkan oleh Hendro Kartiko yang masuk menggantikan Ferry Rotinsulu. Sriwijaya FC sempat mengancam gawang Arema melalui tendangan Toni Sucipto yang melebar tipis di atas gawang Kurnia Meiga.

Setelah beberapa serangan dari Sriwijaya FC yang bisa digagalkan Kurnia Meiga, Arema kembali mendapat peluang emas ketika aselerasi Ridhuan di depan gawang Hendro Kartiko mampu digagalkan Toni Sucipto dan hanya menghasilkan tendangan penjuru. Meski lebih menyerang karena unggul jumlah pemain, namun Sriwijaya tetap gagal menembus gawang Meiga dan babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Pertandingan sempat diskors selama satu jam lebih dan ketika pertanidngan babak kedua kembali dilanjutkan, Sriwijaya FC mencuri gol melalui sundulan Keith Kayamba Gumbs memanfaantkan tendangan penjuru Pavel Solomin.

Tertinggal satu gol Arema berusaha menekan pertahanan Sriwijaya meski hanya mengandalkan Roman Chmelo di lini depan, satu peluang dari heading M Fakhrudin menyambut tendangan sudut masih melebar di kanan gawang Hendro Kartiko.

Serangan-serangan Arema melalui Dendi Santoso yang masuk menggantikan M Fakhrudin terbukti cukup membahayakan gawang Sriwijaya FC. Puncaknya ketika berawal dari tendangan sudut dan crossing Zulkifli dari sayap kanan Arema berhasil menyamakan kedudukan melalui Ridhuan Muhamad.

Namun kelengahan lini belakang Arema membuat Sriwijaya kembali unggul melalui Pavel Solomin yang lepas dari jebakan offside.

Meski telah memasukkan Rahmat Afandi dan Roni Firmansyah, Arema tetap gagal mengejar ketertinggalan dari Sriwijaya FC hingga pertandingan berakhir dan harus puas menduduki peringkat runner up Piala Indonesia 2010. (onn/zul)

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

Presenter Cantik Ini Idolakan Arema

Bagi para penikmat tayangan Indonesia Super League (ISL), mungkin belakangan mulai akrab dengan sosok Alice Callista. Ya, wanita berparas cantik
Baca selengkapnya

Ongisnadestore.com
Ongisnade.co.id




kritik dan saran