Kalah, Arema Gagal Juara Community Shield
Juara ISL 2009/10 Arema harus mengakui keunggulan juara Piala Indonesia Sriwijaya FC pada laga Community Shield dengan skor 1-3 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (25/9).
Pencetak Gol: Pierre Njanka (Arema), Budi Sudarsono, Keith Kayamba Gumbs, Claudiano (Sriwijaya FC)
Susunan Pemain
Arema: 1-Kurnia Meiga, 24-Pierre Njanka, 2-Purwaka Yudi, 7-Beny Wahyudi, 3-Zulkifli, 19-Bustomi, 18-Roni Firmansyah, 9-Roman Chmelo, 6-Ridhuan, 41-Dendi Santoso, 12-Noh Alam Shah
cadangan: 31-Ahmad Kurniawan, 32-Leo Tupamahu, 4-Hermawan, 77-Juan Revi, 29-Musafri, 23-Yongki Aribowo, 5-Fakhrudin
Sriwijaya FC: 12-Feri Rotinsulu, 22-SUpardi, 6-Claudiano, 16-Achmad Jufriyanto, 23-M Ridwan, 11-Ponaryo Astaman, 15-Firman Utina, 13-Budi Sudarsono, 28-Oktavianus Maniani, 88-Park Jung-Hwan, 17-Keith Kayamba Gumbs
cadangan: 18-Fauzal Mubaroq, 5-Boby Satria, 3-Gunawan Dwi Cahyo, 27-Rendy Siregar, 21-Ade Suhendra, 9-Dirga Lasut, 24-Mahyadi Panggabean
Pre Match
Sebelum pertandingan, ada seremonial sebagai pembuka ISL musim kompetisi 2010/11 ketika kapten Arema Pierre Njanka secara simbolis menyerahkan trofi juara ISL kepada Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.
Arema memainkan komposisi terbaiknya, minus Esteban yang digantikan Roni Firmansyah. Di lini depan, striker tunggal Noh Alam Shah didukung oleh tiga gelandang serang Roman Chmelo, Ridhuan, dan Dendi Santoso.
Sriwijaya FC juga memainkan formasi menyerang dengan menurunkan Budi Sudarsono, Firman Utina, Oktavianus Maniani, Park Jung-Hwan dan Keith Kayamba Gumbs.
Match Report
Arema yang tampil dengan dukungan Aremania yang memenuhi Stadion Kanjuruhan langsung tampil menyerang dan mendapat dua kali tendangan bebas. Pada kesempatan kedua, heading Alam Shah dari free kick Roni Firmansyah melebar tipis di kiri gawang Feri Rotinsulu.

Dendi Santoso gagal menembus ketatnya barisan belakang Sriwijaya FC
Meski berlabel Community Shield, pertandingan langsung berjalan keras ketika Oktovianus Maniani dan Alam Shah bergantian dapat kartu kuning dari wasit Aeng Suarlan.
Pada menit ke enam, Arema hampir kebobolan ketika solo run Kayamba Gumbs gagal diselesaikan oleh Budi Sudarsono meski gawang sudah kosong, bola rebound setelah kena mistar juga gagal dimanfaatkan oleh Oktovianus Maniani.
Sriwijaya FC yang tampil taktis mampu membuat banyak peluang melalui kecepatan Budi Sudarsono dan Keith Kayamba Gumbs. Serangan bertubi-tubi Laskar Wong Kito menghasilkan hasil ketika Budi Sudarsono menaklukkan Kurnia Meiga dari jarak dekat di menit 27.

Pemain-pemain Arema merayakan gol Njanka yang menyamakan kedudukan 1-1
Arema mampu menyamakan kedudukan pada menit ke 35 melalui penalti Pierre Njanka. Wasit memberi penalti setelah Alam Shah terlihat bertabrakan dengan Feri Rotinsulu di kotak penalti Sriwijaya FC.
Namun bururknya koordinasi dan kelengahan lini belakang Arema membuat Sriwijaya FC mampu mencetak gol kedua jelang babak pertama berakhir melalui Keith Kayamba Gumbs. Skor 1-2 untuk keunggulan Sriwijaya bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pemain-pemain Sriwijaya merayakan gol penentu kemenangan oleh Claudiano
Lima belas menit babak kedua berjalan, Sriwijaya FC justru memperbesar keunggulan menjadi 3-1 melalui tendangan bebas sempurna bek asing asal Brasil, Claudiano.
Unggul 3-1 membuat Sriwijaya FC berada di atas angin dan memegang kendali permainan, sementara Arema yang melakukan beberapa pergantian pemain dengan memasukkan Leo Tupamahu, Musafri, dan Fakhrudin tetap gagal menembus barisan lini belakang Sriwijaya.
Hingga babak kedua berakhir skor 3-1 tetap bertahan dan memastikan gelar juara Community Shield untuk Sriwijaya FC, sementara Arema harus puas menjadi runner up di ajang pembuka musim kompetisi ini. (onn/zul) (foto: Adi Kusumajaya)














