Krisis finansial di tubuh Arema memang bukan rahasia, ditambah dengan jeda kompetisi membuat pemasukan dari tiket tak lagi ada. Demi mengurangi defisit, manajemen bersiap memaksimalkan pemasukan dari penjualan tiket ujicoba.
Aremania. Aset terbesar Arema. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Panpel Arema, Abriadi Muhara, Senin (22/11) menuturkan jika ujicoba yang telah dipastikan, yakni melawan Deltras Sidoarjo, Persela Lamongan serta Persibo Bojonegoro adalah kesempatan untuk mengurangi defisit lewat penjualan tiket.
“Ujicoba ini kan memang tujuannya juga untuk menambah pendapatan. Pasti akan kita maksimalkan lah.”
Meski belum merilis harga tiket nantinya, namun Panpel rasanya tak ingin melewatkan kesempatan untuk dapat mendulang pemasukan demi berkurangnya defisit keuangan klub. Dengan demikian harga tiket kemungkinan akan ditetapkan sama seperti daily match ISL 2010/2011.
“Untuk harga belum ditentukan. Dalam waktu dekat pasti akan kita informasikan.”
Meski ‘berlabel’ friendly match, namun lawan-lawan Arema tak bisa dianggap remeh. Mengingat, Persela dan Deltras adalah dua lawan yang belum berhasil ditaklukkan oleh Pierre Njanka dkk di ajang ISL 2010/2011. (onn/lia)












