Irfan Bachdim, Bukan Kacang Lupa Kulitnya

4 January 2011 | 4:15 pm | dibaca 9,529 kali kali

“Kacang tidak lupa dengan kulitnya.” Mungkin itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan alasan Irfan Bachdim tetap memilih Persema Malang sebagai pelabuhan karirnya, meski mendapat ancaman dari berbagai pihak.

Rendah Hati. Irfan Bachdim dalam preskon di Balaikota Malang. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Rendah Hati. Irfan Bachdim dalam preskon di Balaikota Malang. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Dalam acara konferensi pers yang diadakan di Balaikota Malang, Selasa (04/01) Irfan mengungkapkan bahwa dia lebih memilih Persema ketimbang menuruti ancaman PSSI maupun segelintir orang yang memintanya hengkang dari klub berjuluk Laskar Ken Arok itu.

“Menurut saya, Persema merupakan tempat terbaik bagi saya untuk pemain. Ini merupakan tempat saya mengawali karir saya di Indonesia dan saya tidak pernah melupakan hal ini,” ungkap pemain kelahiran 11 Agustus 1988 ini.

“Bagi saya, Persema kini merupakan keluarga baru saya. Saya hanya ingin bermain bersama mereka,” pungkas Irfan.

Memang, bagi Irfan, Persema bisa dikatakan penyelamat mimpinya bermain di Indonesia. Setelah sempat ditolak oleh Persib dan Persija, Irfan mampu memikat pelatih Persema, Timo Scheunemann. Usai gelaran Charity Games yang digelar di Malang dan Surabaya, Irfan resmi dipinang Persema. (onn/den/lia)

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

Hebat, Bendera Arema di Piala Konfederasi 2013

Ungkapan Aremania tak kemana-mana tapi ada dimana-mana kembali terbukti. Terbaru, Sam Harie Pandiono mengebarkan bendera Arema di even Piala Konfederasi
Baca selengkapnya

Ongisnadestore.com
Ongisnade.co.id




kritik dan saran
 
<--!aa-->