Arema urung mengulang kenangan manis kala dijamu Persija Jakarta di penghujung musim lalu. Kali ini tim besutan Miroslav Janu itu gagal memetik poin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (9/1) sore.

Angker. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) gagal ditaklukan Arema.
Match Report
Arema lebih dulu mengancam gawang Persija saat laga baru berjalan tujuh menit, saat tandukan Pierre Njanka dari dalam kotak penalti masih bisa ditepis kiper Hendro Kartiko.
Menit ke-16, giliran tuan rumah mengancam lewat Aliyuddin yang mencoba melakukan tendangan jarak jauh, namun masih mampu diamankan kiper andalan Arema, Kurnia Meiga.
Sementara serangan Arema dibangun dari sayap kanan lewat kaki Ridhuan Muhamad masih dapat dipatahkan pemain belakang Persija.
Pada menit ke-24, satu peluang emas dari tandukkan Noh Alam Shah nyaris membobol gawang Persija, setelah mendapat sontekan bola mati dari Roman Chmelo. Namun, bola hanya membentur gawang.
Demikian juga tendangan Aliyudin dari sayap kanan pun hanya membentur tiang gawang Arema. Sedikitnya tiga kali kiper Kurnia Meiga harus menyelamatkan gawang dari tendangan pemain depan Persija.
Akhirnya, Persija mencetak gol pertamanya lewat kaki Greg Nwokolo di akhir babak pertama. Greg lepas dari kawala pemain belakang Arema dan langsung melakukan tendangan keras ke gawang. Kedudukan pun berubah menjadi 1-0.
Di awal babak kedua, Persija langsung menekan dengan satu serangan Greg Nwokolo yang sukses melewati Purwaka Yudhi. Namun, tendangan kerasnya masih mampu ditepis Kurnia Meiga yang sore itu harus bekerja keras menghalau gempuran anak-anak Macan Kemayoran.
Arema pun gagal menyamakan kedudukan lewat Noh Alam Syah yang sudah terperangkap offside di menit ke-52. Aremania yang sudah sempat bersorak pun harus menerima keputusan wasit Okky Dwi Putra.
Lima belas menit kemudian, Persija justru memperlebar jarak lewat aksi individu striker Singapura, Agu Cashmir yang sukses menusuk sisi kanan pertahanan Arema yang digalang duet Pierre Njanka dan Purwaka. Menit ke-67, kedudukan berubah 2-0 untuk tim tuan rumah. Kali ini Meiga pun tak kuasa menahan tendangan terarah Cashmir.
Unggul 2-0, pelatih Persija Rahmad Darmawan mulai mengubah formasi dengan memasukkan Bambang Pamungkas menggantikan Aliyudin. Sementara, Miro menarik keluar Juan Revi dan memberi kesempatan striker muda Arema, Dendi Santoso.
AreMa akhirnya berasil memperkecil ketinggalan melalui Roman Chmelo. Dari tendangan bebas yang dilepaskan Esteban Guillen di sisi kanan pertahanan Persija, tanpa kawalan CR9 melompat menanduk bola yang melambung ke dalam gawang dan tak sampai dijangkau Hendro Kartiko. Skor berubah menjadi 2-1.
Di menit-menit akhir laga, Persija masih terus menekan pertahanan tamunya demi mencari gol tambahan. Salah satu peluang yang tercipta datang dari pemain pengganti Bambang Pamungkas, yang lagi-lagi masih bisa diantisipasi Kurnia Meiga.
Skor 2-1 untuk Persija tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Susunan pemain:
Persija: Hendro Kartiko (kiper), Ismed Sofyan (kapten), Ambrizal, E. Precious, Leo Saputra, Syamsul Chaerudin, Tony Sucipto, M Ilham/M Nasuha, Greg nwokolo, Agu Casmir, Aliyudin/Bambang Pamungkas. Pelatih: Rahmad Darmawan.
Arema: Kurnia Mega (kiper), Piere Njanka (kapten), Purwaka/Leonard Tupamahu, Musafri, Beni, Juan R/Dendi Santoso, Esteban, Bustomi, Roman Chmelo, Ridhuan Muhamad/Roni Firmansyah, Noh Alam Shah. Pelatih: Miroslav Janu. (onn/ovi)
















