Ikuti Polling man of the match di ONGISNADE
Kemenangan 4-0 Arema atas Persiwa Wamena merupakan rekor kemenangan kandang terbesar Noh Alam Shah dkk di Liga Super Indonesia 2010/11 sampai putaran pertama berakhir.
Menarik disimak rapor pemain dan bagaimana kontribusi mereka dalam pesta 4 gol ke gawang tim kuat Persiwa Wamena di Stadion Kanjuruhan, Kamis (10/2). Berikut rapor pemain Arema pada pertandingan menghadapi Persiwa Wamena. Jika Miro telah memilih Ahmad ‘AK’ Kurniawan sebagai man of the match. Kini, Anda pun bisa menentukan siapa man of the match-nya versi Anda sendiri.
Ahmad Kurniawan – 7,5
AK menunjukkan kelasnya dengan mementahkan banyak umpan silang Persiwa Wamena ke kotak penalti Arema. Kesigapannya mementahkan heading Boakay Eddie Foday dan memotong killer-pass Erick Weeks membuatnya pantas menorehkan clean sheet.
Purwaka Yudhi – 7
Musim ini bisa jadi adalah musim pembuktian bagi Purwaka. Hengkangnya Pierre Njanka seakan menjadi ‘berkah’ tersendiri baginya. Jika musim lalu, ia lebih banyak berkutat dengan cedera, maka musim ini Miro nampaknya sudah mantap memilihnya sebagai centre-back andalan.
Waluyo – 6,5
Waluyo terus membuktikan konsistensinya di jantung pertahanan Arema. Bersama Purwaka, Waluyo sukses mengawal lini belakang Singo Edan. Bek asal Banyumas itu berhasil mengganggu pergerakan bebas dari striker Persiwa, Boakay Eddie Foday.
Beny Wahyudi – 7,5
Beny Wahyudi banyak melakukan overlap dan membantu serangan Arema di sayap kiri. Yang lebih krusial, bek sayap yang juga anggota timnas senior Indonesia itu sukses membuat Habel Satya kesulitan mengkreasikan serangan.
Zulkifli Syukur – 6,5
Seperti biasa, Zulkifli rajin melakukan overlapping. Kombinasinya bersama Ridhuan di flank kanan Arema selalu merepotkan Isak Konon yang harus pontang-panting menghadangnya dari lini tengah. Bek sayap asal Makassar inipun tetap prima di tengah pertandingan mid-week.
Ahmad Bustomi – 8
Sukses mencetak gol perdananya musim ini, Bustomi dengan lugas dapat menggantikan peran Esteban yang harus absen akibat akumulasi kartu. Stamina dan visi permainan yang prima membuatnya leluasa mengontrol lini tengah Arema yang pas saat bertahan dan menyerang.
Hendra Ridwan – 7
Si ‘anak hilang’ tampil ekselen di debutnya bersama Arema musim ini. Bukan hanya konsentrasi mematahkan serangan, Hendra rajin membuka ruang dan saling isi dengan Bustomi. Dari pengamatan redaksi, Hendra beberapa kali bahkan melakukan crossing.
Ridhuan Muhamad – 7,5
Sangat eksplosif di sayap Arema dan mencecar sektor kiri pertahanan Persiwa Wamena. Satu gol yang dibukukannya adalah hasil kongkret kerja keras serta instingnya dalam menyerang. Peran Ridhuan hingga kini memang belum tergantikan.
TA Musafri – 6
Kecepatannya tak diragukan, insting menusuk pertahanan lawan juga tinggi. Sayangnya, Musafri kerapkali kehilangan momentum dalam mengkreasikan serangan. Hingga 359 menit penampilannya musim ini, Musafri masih belum menemukan permainan terbaiknya.
Roman Chmelo – 7,5
Roman memang absen mencetak gol kali ini. Namun assistnya untuk Ridhuan serta umpan-umpan matangnya ke kotak penalti Persiwa adalah bukti konsistensinya. Determinasinya yang tak terbantahkan membuat Roman jadi sasaran tackle anak-anak Wamena.
Noh Alam Shah – 6,5
Belum berhasil mengakhiri masa paceklik gol, Along tetap bermain ngotot. Gagal mengkonversi umpan matang Roman jadi gol di babak pertama. Gol yang dianulir serta scissor-kick yang masih belum tepat sasaran adalah bukti sang kapten habis-habisan di lapangan.
Pemain Pengganti
Ahmad Amiruddin – 8
Sukses membukukan 2 gol seakan jadi bukti Amiruddin menjawab kepercayaan Miro. Belum pernah merasakan turun sejak menit awal, Amiruddin nampaknya menggila saat melawan Persiwa. Kecepatan dan responnya ditunjukkan dalam pertandingan ini.
Sunarto – 6
Masuk menggantikan Noh Alam Shah, peran Sunarto lebih kepada melapis lini depan Arema dan memberi warna baru pada kombinasi serangan Singo Edan. Super-sub belia ini kini selalu menebar ancaman dan mulai jadi perhatian baru yang haarus diawasi bagi lawan.
Juan Revi – 6
Revi yang selama ini dikenal lugas memupus serangan lawan masuk menggantikan Bustomi. Nampaknya hanya karena alasan taktik, ia yang lumrah jadi starter harus bermain sebagai pemain pelapis kali ini.
Bagaimana menurut Anda? Siapa pemain terbaik alias man of the match Arema pada pertandingan lawan Persiwa Wamena?












