Rapor Pemain: Arema VS Persija Jakarta

11 April 2011 | 2:48 am | dibaca 11,280 kali kali

Menarik disimak rapor pemain dan bagaimana kontribusi mereka dalam merengkuh 3 poin dalam big match menghadapi Persija Jakarta, Minggu (10/4) malam. Berikut rapor skuad Singo Edan pada pertandingan menghadapi Macan Kemayoran.

Line Up Arema kala menghadapi Persija, Minggu (10/4). (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Line Up Arema kala menghadapi Persija, Minggu (10/4). (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Kurnia Meiga Hermansyah – 8
Alert dan sigap membaca arah bola, sesuai dengan ekspektasi tinggi yang selalu diembannya. Dalam laga kali ini, Meiga juga mencicipi bagaimana mautnya hujaman striker veteran Bambang Pamungkas. Tiga kali Meiga membuat penyelamatan penting. Satu-satunya gol yang bersarang di gawangnya lebih kepada kejelian seorang Bambang Pamungkas mencuri kesempatan dari lini pertahanan Arema.

Roman Golian – 9
Kali kedua ‘Golo’ diturunkan sebagai starter oleh Miro. Tampil lugas dan semakin nyetel dengan tandemnya di lini belakang. Tercatat, pemain asal Slovak ini 4-5 kali memotong crossing Ismed Sofyan, menggagalkan trhu-pass Greg Nwokolo, dan tentu saja selalu unggul dalam penempatan. Pantas jika Miro menyebutnya sebagai man of the match dalam big match kali ini.

Purwaka Yudhi – 8
Posisi Purwaka boleh jadi tak akan digeser siapapun. Dengan performa stabil dari match-per-match, bek elegan yang banyak dipuja Aremanita ini seakan makin matang. Menghadapi duet maut Agu Cashmir-Aliyudin, ia tetap bermain dengan karakternya, tenang dan pintar menempatkan posisi. Applause dari Aremania seringkali dialamatkan padanya dalam laga ini.

Waluyo – 7,5
Sesuai prediksi, Waluyo berhasil menggeser peran Benny Wahyudi di sektor kiri pertahanan Arema. Head-to-Head dengan 2 nama besar, Ismed Sofyan dan M. Ilham, pemain lugas ini tak mati angin. Meski dicecar kombinasi lawan-lawannya itu, kreatifitasnya saat naik membantu serangan juga masih nampak jelas.

Zulkifli Syukur – 7,5
Kembali mengemban tugas kapten, Zulkifli Syukur taktis mematahkan gerak Leo Saputra yang biasa menyisir flank. Kombinasinya bersama Ridhuan Muhamad kembali nampak di laga ini. Stamina yang prima membuatnya kerap kali sukses melakukan intercept serta tackling-tackling jitu.

Ahmad Bustomi – 7
Kembali turun tanpa duetnya, Esteban yang masih mengalami cedera, bintang iklan salah satu apparel merk internasional ini juga harus kembali kerja keras. Peran bertahan yang ditugaskan padanya, membuat pemain yang akrab disapa Cimot ini lebih konsentrasi menghalau kreatifitas Samsul Bachri Chaeruddin di lini tengah. Tanggung jawab untuk menjaga kedalaman inilah yang nampaknya ‘mencegah’ Bustomi untuk sering berkreasi di daerah pertahanan lawan.

Ridhuan Muhamad – 8
Kecepatan Ridhuan kembali nampak di laga ini. Terlebih, setelah Arema bermain dengan 10 orang, Ridhuan semakin all out kala melakukan counter attack. Kombinasinya bersama Zulkifli Syukur kerap kali mengawali fast break yang diakhiri tusukan ke jantung pertahanan Persija.

M. Fakhruddin – 7
Kembali dipercaya menempati sayap kiri Arema, pemain asal Sidoarjo ini berusaha tampil ngotot. Sayang, kebiasaannya menyisir lapangan dengan dribbling dan pergerakan tak tertebak justru harus diredam, akibat dari inisiatifnya membantu Bustomi menggalang lini tengah. Di babak kedua, Fakhruddin justru digeser ke tengah oleh Miro. Sebuah peran yang sejatinya tak biasa ia lakoni. Setidaknya, si goyang gergaji mampu mengemban strategi dari sang pelatih.

Roman Chmelo – 9
Cultured left foot yang punya habitat sebagai second striker ini bermain lepas. Berdiri di belakang Yongki Aribowo, Roman menunaikan tugasnya sebagai kreator ulung nan determinan. Dua gol Arema berawal dari kreasinya, sementara ia sukses mencetak gol dari titik putih meski harus diulang. Kemampuannya membuka ruang berkali-kali terpaksa membuat Samsul Bachri Chaeruddin melakukan pelanggaran. Roman menunjukkan salah satu permainan terbaiknya musim ini.

Yongki Aribowo – 6
Dipasang sejak menit awal, Yongki sebenarnya punya beberapa kans untuk bisa mencetak gol. Sayang, striker Timnas U-23 ini tak mampu berbuat lebih. Karakter stylish-nya kerap kali patah oleh terjangan Precious Emuejeraye yang memang berkarakter keras. Meski berlabel pemain bintang, atleast Yongki seharusnya melakukan penyesuaian dengan karakter permainan Miro yang force power. Ekspektasi tinggi kala Noh Alam Shah tak bisa tampil nampaknya menjadi beban tersendiri bagai pemain muda ini.

Sunarto – 7,5
Sunarto bermain eksplosif. Turun sejak menit awal, justru ia yang mampu berbicara banyak di lapangan-dibandingkan Yongki. Sunarto juga berani untuk melakukan duel one-on-one dengan lawan. Hingga 1 golnya ke gawang Jendri Pitoy memang layak sesuai kerja kerasnya. Tak ada yang salah dengan striker belia Arema ini, kecuali kecerobohannya saat tertangkap wasit melakukan hands-ball dan menuai kartu kuning kedua yang mewajibkannya meninggalkan lapangan.

Pemain Cadangan:

Juan Revi – 7
Masuk menggantikan Roman Chmelo, tugas Revi jelas memperkuat lini tengah Arema dalam bertahan. Dan seperti karakternya selama ini, Revi bermain tanpa basa-basi dalam memotong suplai bola kepada Makor dan Bambang Pamungkas. Kekurangan jumlah pemain pun akhirnya bisa ditutupi oleh kerja kongkret Revi di lini tengah Arema.

Dendi Santoso – 7,5
Baru sembuh dari cederanya, Dendi masuk menggantikan Yongki Aribowo. Beberapa saat setelah masuk, arah permainan lini depan Arema berubah drastis. Sesekali Dendi melakukan solo run dibarengi pergerakan membuka ruang. Tercatat ia melakukan 1 goal attempt melalui tandukan hasil memanfaatkan corner kick. Sayang, belum berbuah gol, karena kesigapan Jendry Pitoy menepis bola. Tapi, penampilannya yang sudah ditunggu publik Malang sungguh sama sekali tidak mengecewakan.

Leo Tupamahu – 6
Masuk di menit-menit jelang laga berakhir, Leo menggantikan Fakhruddin demi menambah fresh leg di lini belakang Arema.

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

Dendi Santoso Persembahkan Gol Untuk Aremania

Penampilan luar biasa ditunjukkan Dendi Santoso saat melawan Mitra Kukar Kamis (17/05) kemarin. 1 gol dan 2 assist ia ciptakan dan persembahkan untuk Aremania.
Baca selengkapnya






kritik dan saran