Ancaman tidak bisa ikutnya Arema di ajang kompetisi profesional PSSI akibat dualisme kepengurusan yang saat ini masih terjadi, terus dicarikan beberapa solusi alternatif.

Sudarmaji, Media Officer Arema Meminta PSSI Menunda Pengumuman Peserta Kompetisi. (Foto: Ongisnade)
Salah satu alternatif yang ditawarkan adalah PSSI diharapkan menunda pengumuman peserta kompetisi yang direncanakan akan dilakukan Kamis (25/07). Sudarmaji, Media Officer Arema mengatakan, hal itu bisa dilakukan untuk memberikan kesempatan atau batas waktu agar Arema bisa menyelesaikan persoalan internal klubnya.
“Ya kita harapkan PSSI mendudukkan dalam satu meja kedua belah pihak bila dianggap satu ada kekurangan dan lainnya ada kelebihan,” ujar Sudarmaji lewat pesan singkat kepada ONGISNADE.
Mantan wartawan ini menjelaskan, Arema sudah teruji oleh AFC dua kali dilakukan verifikasi, bahkan di tahun 2005 Arema sudah berbadan hukum PT untuk keperluan verifikasi LCA tahun 2007 dan 2009.
“Karena itu kami mendukung penuh ajakan dan himbauan PSSI dan semua pihak agar persoalan Arema diselesaikan dengan penuh kebersamaan,” tegasnya.
Pria asal Banyuwangi ini juga menegaskan, pihaknya terbuka dengan semangat kekompakan dan kebersamaan. “Ini juga seperti arahan dewan pembina kita, bapak Iwan Kurniawan yang pernah bilang, bila kompak investor dan sponsor akan banyak, termasuk langkah kami menggandeng Walikota Batu, Eddy Rumpoko,” ungkapnya.
Seperti diketahui sebelumnya, ada 2 berkas atas nama Arema yang didaftarkan ke PSSI untuk mengikuti liga profesional. Dengan adanya hal itu, Arema dikabarkan terancam tidak bisa mengikuti kompetisi profesional musim depan. (onn/mia)
















