Arema Indonesia menegaskan komitmen untuk terus berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL), meski baru saja ditinggal tujuh punggawanya.

Minta Lawan Bontang FC Diundur. Irfan Raditya dkk dalam sesi latihan di stadion Gajayana, Rabu (08/02). (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Dikarenakan kondisi yang belum stabil itu, manajemen Arema IPL meminta perubahan jadwal melawan Bontang FC. Media Officer Arema IPL, Noor Ramadhan menegaskan Arema hanya mengajukan surat permohonan ditundanya laga menjamu Bontang FC, yang rencananya digelar 11 Februari.
“Tidak ada rencana kami mundur dalam kompetisi. Yang ada kami meminta jadwal menjamu Bontang FC diundur,” ujarnya Rabu (08/02).
Pria yang akrab disapa Nunun itu mengungkapkan, surat permohonan penundaan laga kandang bagi Arema itu telah dikirim kepada PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai pengelola kompetisi.
Dalam surat itu, menurut Nunun, juga disertakan alasan Arema meminta pemunduran pertandingan tersebut. “Alasan kami kondisi darurat pada tim yang butuh waktu mempersiapkan kembali,” tandas pria yang juga wartawan TV swasta nasional ini.
Nunun menambahkan, Arema menyatakan kembali siap berlaga di IPL saat menghadapi Persema Malang pada 19 Februari. Kepastian ini ikut disertakan dalam surat permohonan kepada LPIS.
Selain itu, pihak manajemen juga memastikan skuadnya akan tetap mengikuti kompetisi, meski kondisi internal terus digerogoti masalah. “Sesuai komitmen, kita terus lanjutkan kompetisi,” paparnya. (onn/mia)
















