Gelombang eksodus mundurnya pemain Arema IPL membuat stok pemain jelang lawan Bontang FC, Sabtu (11/02) menipis.

Tanpa Alfarizi saat lawan Bontang. Alfarizi, salah satu dari tujuh pemain yang mundur kemungkinan tak main saat lawan Bontang. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Ini terlihat saat latihan rutin di lapangan kostrad Singosari, Selasa (07/02). Tercatat hanya 17 pemain yang hadir dari 29 pemain resmi yang dimiliki Arema IPL. Bahkan hanya sekitar 14 pemain yang telah terdaftar di PSSI dan tiga sisanya merupakan pemain muda yang sedang menjalani seleksi.
Memang belum jelas apakah pengunduran diri 7 pemain Arema IPL akan diterima manajemen mengingat vitalnya peran pemain-pemain tersebut. Selain banyaknya pemain yang mundur, ada juga pemain yang masih cedera seperti Gunawan Dwi Cahyo, Usep Munandar dan Esteban Guillen.
“Semua orang harus mengerti situasi kita sekarang tak bagus. Kalau kita lihat sekarang hanya ada 14 pemain dan 3 pemain muda. Gak tahu buat Sabtu kita bagaimana,” ujar pelatih Arema, Dejan Antonic pasca memimpin latihan.
Kondisi ini menurut Dejan, memperparah dengan kondisi yang terjadi minggu lalu sebelum lawan Persiba Bantul. “Kemarin sebelum main lawan Persiba, ada 10 pemain yang sakit dan cedera dan kita tak ada pemain lagi, akhirnya beberapa pemain tetap dipaksakan main,” ujar mantan pelatih timnas Hongkong ini.
Tak hanya itu, mantan pemain Red Star Belgrade itu juga mengaku adaptasinya akan semakin sulit karena masih di Arema sekitar 10 hari dan yang memutuskan keluar adalah pemain yang selama ini menjadi pemain inti. (onn/mia)
















