Kepindahan Hendro Siswanto dan Dendi Santoso ke Arema ISL tampaknya tak semulus yang dibayangkan. Ini karena manajemen Arema IPL akan berikan surat peringatan untuk kedua pemain tersebut.

Akibat pindah ke Arema ISL, manajemen Arema IPL akan memberikan surat peringatan untuk Dendi Santoso. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Media Officer Arema IPL, Noor Ramadhan mengungkapkan, secara hukum dua pemain itu masih terikat kontrak dengan PT Arema Indonesia dan kontrak resmi antara pemain yang bersangkutan (Hendro Siswanto dan Dendi Santoso, red) dengan PT Arema Indonesia sampai sekarang belum putus.
“Jadi kalau mereka berdua memang sudah tanda tangan kontrak dengan Arema ISL, maka akan kita siapkan surat peringatan untuk mereka,” ujarnya kepada ONGISNADE, Kamis (23/02).
Namun sebelumnya Hendro Siswanto mengaku surat balasan dari pihak Ancora atas pengunduran dirinya sudah diterima. Oleh karena itu, ia berani untuk mengikuti latihan Arema ISL. “Sudah ada balasan dari pihak Ancora dan surat itulah yang saya teruskan ke Iwan Budianto,” ungkapnya.
Selain Hendro, ada 7 pemain lain yang sudah mengajukan pengunduran diri. Namun sejauh ini baru ada satu pemain yang disetujui pengunduran dirinya yaitu Esteban Guillen. Sementara enam yang lain belum ada persetujuan yaitu Dendi Santoso, Kurnia Meiga, Alfarizi, Sunarto, Noh Alam Shah dan M Ridhuan. (onn/mia)
















