PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) menetapkan laga antara Arema IPL melawan Persijap Jepara akan tetap dilakukan di stadion Gajayana Malang, Minggu (26/02).

PT LPIS menetapkan tempat pertandingan antara Arema IPL vs Persijap tetap di stadion Gajayana Malang. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Ini sudah sesuai dengan surat LPIS yang ditujukan kepada Direktur Utama PT Arema Indonesia, Winarso tertanggal 22 Februari 2012 nomor LPIS-034/DK-IPL/II/2012 tentang penetapan tempat pertandingan antara Arema melawan Persijap Jepara.
Dalam surat tersebut, jadwal pertandingan bernomor 63 itu akan tetap dilakukan Minggu (23/02). Penetapan stadion Gajayana sebagai venue karena respon pihak kedua yang mempertimbangkan aspek persiapan match official, tim lawan dan lain yang berkaitan langsung dengan kepastian hari, tanggal dan tempat diselenggarakannya pertandingan.
Dengan hal itulah LPIS memutuskan bahwa pertandingan antara Arema melawan Persijap Jepara tetap di stadion Gajayana Malang. Selain itu, Arema selaku tuan rumah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait (tim tamu, pengelola stadion, aparat keamanan dan pengda PSSI) sehingga pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Pihak LPIS melalui surat yang ditandatangani oleh Hendriyana selaku Head of First Level Competition LPIS juga menghimbau agar Arema tak mengubah venue yang yang telah ditetapkan oleh LPIS yaitu stadion Gajayana Malang.
Meski demikian, belum tentu laga tersebut bisa dihelat karena pihak Pemkot Malang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga belum memberikan izin penggunaan stadion. Ini juga sudah sesuai dengan kesepakatan antara Muspida Kota Malang yang menginginkan Arema IPL untuk kembali bersatu baru izin penggunaan stadion Gajayana akan diberikan.
Menanggapi hal itu, Media Officer Arema IPL, Noor Ramadhan mengaku jika memang ada pelarangan untuk penggunaan stadion Gajayana pihaknya mendesak pada Dispora untuk segera mengeluarkan surat resmi pelarangan penggunaannya.
“Itulah yang selama ini kita desak ke Dispora. Kalau memang ada pelarangan jangan hanya sekedar secara lisan namun juga ada secara tertulis karena bagaimanapun mereka harus tertib administrasi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/02).
Sementara itu, pelatih Persijap Jepara, Agus Yuwono mengaku akan tetap berangkat ke Malang dengan membawa 18 pemain untuk melawan Arema. “Iya mas kita Jumat besok berangkat ke Malang bawa 18 pemain,” ujarnya singkat.
Di kubu Arema IPL sendiri belum jelas tim mana yang akan bermain karena baik Milomir Seslija ataupun Dejan Antonic juga masih melatih skuadnya masing-masing. Muncul kekhawatiran jika kekisruhan seperti lawan Bontang FC akan kembali terulang karena sampai saat ini dualisme di Arema IPL masih terjadi. (onn/mia)
















