Dualisme kompetisi sampai saat ini masih terjadi. Baik ISL maupun IPL sudah hampir menyelesaikan putaran pertamanya. Apa tanggapan Arema IPL tentang hal ini?

Jika ISL resmi, maka Arema IPL dibawah naungan Ancora akan bermain di ISL. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Pasca merasa sering “disakiti” oleh PSSI dan LPIS, manajemen Arema IPL juga tak menutup kemungkinan kalau akhirnya pindah kompetisi ke ISL. Bagian legal PT Arema Indonesia, Susanto mengungkapkan, pihaknya tak pernah memikirkan apakah mengikuti ISL atau IPL.
“Arema kami ini, sebenarnya tak ada urusannya IPL or ISL, kami tak ada urusannya dengan Arifin atau Nirwan, tapi kami hanya tunduk dengan aturan yang sah yang dibuat negara. Kami bermain untuk negara, bukan siapapun. Bukan Arifin, Djohar ataupun LPIS,” tandasnya kepada wartawan saat sesi jumpa pers di kantor Arema IPL, Jumat (30/03).
Oleh karena itu jika akhirnya ISL disahkan oleh PSSI maka Arema IPL dibawah Ancora ini juga akan ikut ISL. “Kalau ISL sah,kami akan ikut ISL. Makanya disahkan dulu oleh PSSI. Kalau sekarang hampir sah, ya berarti kami juga hampir ikut ISL,” lugasnya disambut tepuk tangan wartawan.
Meski beberapa kali dirugikan oleh wasit, sampai saat ini Arema IPL dibawah Ancora ini masih setia untuk berkompetisi dibawah PSSI. (onn/mia)












