Statistik Pemain Arema ISL: Kiper

14 April 2012 | 12:02 pm | dibaca 6,899 kali kali

Putaran pertama telah dilalui skuad Arema ISL. Dari segi posisi memang terpuruk karena masih terbenam di peringkat 18. Berikut statistik para pemain untuk posisi kiper.

Di putaran pertama yang lalu, skuad Singo Edan total memiliki 5 kiper. Namun akhirnya 3 kiper dicoret karena dianggap kalah bersaing. Berikut statistik 3 kiper tersebut.

Dian Agus

Dian Agus Prasetyo hany bermain selama 11 menit selama putaran pertama karena cedera lama kembali kambuh. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Dian Agus Prasetyo hany bermain selama 11 menit selama putaran pertama karena cedera lama kembali kambuh. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Mantan kiper Timnas ini sebenarnya adalah satu-satunya kiper yang loyal pada Arema ISL saat pemain-pemain lainnya meninggalkan klub ketika terjadi dualisme. Saat ada pembentukan tim pun, Dian Agus digadang-gadang menjadi kiper pertama. Namun karena cedera kambuhan membuat ia harus mengubur mimpi untuk melanjutkan kariernya di Arema. Total, Dian Agus hanya bermain 11 menit saat melawan Persela Lamongan di partai perdana ISL. Ia kemudian harus ditarik keluar karena cedera. Akhirnya ia diganti oleh Ahmad Kurniawan di sisa putaran pertama.

Rudi Ardiansyah

Setelah Dian Agus cedera, Rudi Ardiansyah diharapkan bisa menjadi pengganti yang cukup sepadan terutama dengan pengalamannya ketika bermain di kompetisi LPI musim lalu saat memperkuat Tanggerang Wolves. Namun itu tinggal ekspektasi karena Rudi hanya bermain selama 90 menit dalam 1 pertandingan. Sisanya, ia lebih banyak bermain sebagai pemain cadangan. Akhirnya menjelang putaran pertama selesai, Rudi Ardiansyah dicoret.

I Ngurah Komang

I Ngurah Komang saat dalam sesi latihan Arema ISL beberapa waktu lalu. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

I Ngurah Komang saat dalam sesi latihan Arema ISL beberapa waktu lalu. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Dari sekian kiper yang ada selama putaran pertama, I Ngurah Komang mendapatkan jatah bermain cukup banyak. Pasca penampilan yang tak memuaskan dari Rudi Ardiansyah, mantan kiper Bali Devata ini menjadi pilihan pertama. Namun lagi-lagi penampilannya juga tak kunjung memuaskan. I Ngurah Komang hanya bermain selama 360 menit dengan 4 kali pertandingan. Bernasib sama dengan Rudi Ardiansyah, Ngurah Komang juga dicoret menjelang putaran pertama selesai.

Dari lima kiper yang ada selama putaran pertama, ada dua kiper yang tetap dipertahankan karena dianggap memiliki performa yang lebih baik dan meyakinkan.

Beny Yoewanto

Beny Yoewanto, masih muda dan diharapkan mampu meningkatkan kualitasnya sebagai kiper. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Beny Yoewanto, masih muda dan diharapkan mampu meningkatkan kualitasnya sebagai kiper. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Bisa dibilang Beny ini akan menjadi salah satu kiper masa depan Arema. Posturnya memang tak meyakinkan, namun pengalamannya bermain di SAD Uruguay membuat Beny dipercaya untuk mengawal pos kiper selama beberapa pertandingan. Saat debut penampilan memang tak meyakinkan karena harus kebobolan hingga lima gol saat lawan Sriwijaya. Namun setelahnya, penampilan bisa membaik. Total selama putaran pertama, ia bermain selama 5 kali dengan lama bermain selama 450 menit dan mengoleksi 1 kartu kuning.

Ahmad Kurniawan

Ahmad Kurniawan, kedatangannya sebagai pengganti Dian Agus dianggap tepat. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Ahmad Kurniawan, kedatangannya sebagai pengganti Dian Agus dianggap tepat. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Siapa yang tak kenal dengan kiper yang satu ini, Ahmad Kurniawan. Ak-panggilan akrabnya-didatangkan setelah Dian Agus harus cedera sampai akhir musim. Dengan performa dan pengalaman yang cukup meyakinkan membuat AK akhirnya menjadi piliha pertama. Penampilan bagus saat melawan Persiwa Wamena di laga akhir putaran pertama layak menjadi penampilan terbaiknya selama di Arema ISL musim 2011/2012. Total AK bermain selama 450 menit dengan 6 kali sebagai kiper utama.

Kurnia Meiga. Kedatangannya di putaran kedua diharapkan mampu menjaga posisi kiper lebih baik. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Kurnia Meiga. Kedatangannya di putaran kedua diharapkan mampu menjaga posisi kiper lebih baik. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Di putaran kedua, bisa dibilang posisi kiper akan sedikit aman karena Kurnia Meiga berhasil didatangkan setelah ia keluar dari Arema IPL. Dengan performa meyakinkan selama dua musim terakhir, Kurnia Meiga dipercaya akan selalu menjadi pilihan utama selama putaran kedua.

Gelar pemain terbaik di musim 2009/2010 dan dianggap sebagai kiper masa depan timnas merupakan modal berharga buat Kurnia Meiga untuk bisa menjaga gawang Arema ISL lebih baik lagi. (onn/mia)

Komentar:

Radione sik loading ker...

Subscribe to Ongisnade

Recommend this on Google

Arematainment

Hebat, Bendera Arema di Piala Konfederasi 2013

Ungkapan Aremania tak kemana-mana tapi ada dimana-mana kembali terbukti. Terbaru, Sam Harie Pandiono mengebarkan bendera Arema di even Piala Konfederasi
Baca selengkapnya

Ongisnadestore.com
Ongisnade.co.id




kritik dan saran