Tim Spanyol memulai pertandingan lawan Italia tanpa penyerang murni. Pada akhirnya memang ada penyerang yang diturunkan, tapi Spanyol tetap harus puas dengan hasil imbang.

Ekpresi Antonio di Natale pasca menjebol gawang Spanyol.
Entrenador Spanyol Vicente del Bosque membuat kejutan dengan komposisi tim racikannya di PGE Arena, Gdansk. Pasalnya, kampiun Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 itu tampil tanpa seorang penyerang murni.
Menerapkan formasi 4-3-3, lini depan ‘Tim Matador’ di atas kertas diisi David Silva, Andres Iniesta, dan Cesc Fabregas. Meski ketiganya punya naluri serang tinggi, mereka tetap bukan penyerang murni. Pun begitu, Spanyol masih mampu mencatatkan sejumlah peluang.
Menghadapi disiplinnya pertahanan Gli Azzurri, Spanyol setidaknya mencatatkan peluang emas lewat Iniesta beberapa saat sebelum turun minum dan kemudian pada menit 51.
Italia, yang sepanjang pertandingan acapkali membahayakan pertahanan Spanyol lewat operan-operan jitu Andrea Pirlo, pada prosesnya sempat memimpin terlebih dulu lewat gol Antonio Di Natale pada menit 61. Gol itu juga lahir dari umpan Pirlo. Tetapi dengan cepat Fabregas membuat skor imbang lagi di menit ke-64.
Dengan kedudukan imbang 1-1, pergantian pemain dilakukan del Bosque dengan menarik Silva–yang mencetak assist atas gol Spanyol–pada menit 65 dan kemudian Fabregas si pencetak gol pada menit 74. Mereka secara berurutan digantikan oleh Jesus Navas dan Fernando Torres. Masuknya Torres membuat Spanyol akhirnya bermain dengan seorang penyerang murni selama 16 menit akhir.
Sial untuk Spanyol, Torres justru membuang setidaknya dua peluang emas di depan gawang Italia ketika tinggal berhadapan dengan kiper Gianluigi Buffon. Skor pun bertahan 1-1 sampai akhir pertandingan. (onn/dtk/mia)
Berikut video pertandingan Spanyol melawan Italia












