Skip to main content

Follow us @ongisnadeNet

Fakta Arema vs Persiwa: Dilempar Batu, Asisten Wasit Pingsan Hingga Gol Offside



Pertandingan Arema melawan Persiwa Wamena berakhir imbang dengan skor 2-2. Sempat unggul dua gol sampai menit 80, ternyata Persiwa mampu menyamakan kedudukan. Namun ada beberapa fakta yang terjadi sebelum gol balasan Persiwa terjadi.

Thierry Gathuesi berduel dengan pemain Persiwa. (Foto: liga indonesia) Thierry Gathuesi berduel dengan pemain Persiwa. (Foto: liga indonesia)

Pertama karena Persiwa kesulitan untuk menembus tebalnya pertahanan Singo Edan, suporter tuan rumah tiba-tiba melakukan tindakan yang tak pantas dengan masuk ke lapangan dan melakukan pelemparan ke arah Asisten Wasit (AW) Samsudin hingga pingsan. Kondisi tersebut membuat pertandingan sempat berhenti sekitar lima menit. Kejadian ini dibenarkan oleh General Manager Arema Indonesia, Ruddy Widodo.

"Dua gol itu (Persiwa) lahir setelah AW (asiten wasit) terkena lemparan batu sampai pingsan sebentar. Setelah dilanjutkan kita kegolan," beber Rudi.

Akhirnya Arema gagal memetik angka tiga di Stadion Pendidikan Wamena. Bahkan dari pengamatan tim pelatih, menurut Rudi, dua gol yang bersarang di gawang Arema yang dikawal Meiga tak sah karena pemain Persiwa telah terperangkat offside terlebih dahulu.

"Sebenarnya menurut rule pertandingan itu offside, gak cuma satu pemain saja yang offside, tapi rombongan, ada 3 sampai 4 pemain," keluhnya.

Aksi teror suporter lawan membuat tingkat konsentrasi para pemain Arema juga menurun "Setelah kemasukan satu gol, standar situasi kurang maksimal, karena memang gak mungkin dengan kondisi yang gak kondusif," jelas Ruddy.

"Ya saya tidak menyalahkan atau mencari kambing hitam, manusiawi lah siapa yang gak takut dengan keselamatan jiwanya yang terancam. Gol itu berangkat dari save," tambah pengusaha travel ini.

Meski gagal mengamankan tiga angka sempurna, Arema Indonesia tetap merasa bangga karena skuad Singo Edan menjadi satu-satunya tim yang mematahkan rekor kandang Persiwa di putaran pertama. Sebab di enam laga kandang sebelumnya, Persiwa selalu perkasa.

"Tim-tim ISL manapun yang main disini sangat sulit, kita pernah dapat poin penuh saat juara dulu, dan itu hampir mengulang peristiwa itu," ucap Rudi bangga.

Apalagi, hasil imbang ini juga tak buruk karena tim pelatih Arema memang menargetkan untuk bisa mengamankan poin, minimal satu angka dari Persiwa. (mia)